Tiga Tewas Saat Pesta Rakyat Garut, Bupati Hentikan Seluruh Kegiatan

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kiri) bersama Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto (kanan) meninjau lokasi pelaksanaan Pesta Rakyat di kawasan Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Dok. Ist)

Faktamakassar.id, NASIONAL – Pemerintah Kabupaten Garut resmi membatalkan kelanjutan kegiatan Pesta Rakyat di kawasan Pendopo dan Alun-Alun Garut, Jawa Barat. Keputusan ini diambil setelah insiden tragis pada Jumat (18/7) siang, yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia akibat desak-desakan massa.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam konferensi pers Jumat malam menyampaikan bahwa acara tidak akan dilanjutkan. Keputusan ini dibuat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

“Kami bersama-sama forkopimda menyatakan bahwa kegiatan lanjutan ditunda atau ditiadakan,” tegas Bupati Syakur.

Bupati menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat untuk menghadiri acara sangat tinggi, terutama pada Jumat siang setelah waktu salat Jumat. Massa semakin memadati area sekitar pukul 13.00 WIB.

“Terkait dengan upacara ini, masyarakat ingin bersama-sama bergembira, dan banyak sekali hadir di sini,” ujarnya.

Kerumunan massa mulai memadati lokasi sejak pagi dan memuncak saat agenda hiburan serta makan gratis dibuka untuk umum. Sayangnya, lonjakan jumlah pengunjung tidak diimbangi dengan sistem pengamanan dan pengendalian kerumunan yang memadai.

Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, yang merupakan pengantin dalam rangkaian pesta pernikahan tersebut, turut menyampaikan rasa dukanya atas kejadian ini.

“Menyampaikan keprihatinan yang mendalam,” ucapnya melalui Bupati Syakur.

Insiden terjadi di gerbang utama kawasan Pendopo Garut, tempat massa berdesakan saat hendak masuk. Aparat keamanan dan petugas medis langsung melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang pingsan.

Tiga orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut:

  • Vania Aprilia (8 tahun), warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota

  • Dewi Jubaeda (61 tahun)

  • Bripka Cecep Saeful Bahri, anggota Polres Garut

Ketiganya menjadi korban dari ketidakterkendalian kerumunan besar yang hadir dalam acara bertajuk Panggung Hiburan Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *