FAKTAMAKASSAR.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menetapkan Ramadan 1447 Hijriah sebagai Bulan Kemanusiaan dan Literasi Al-Qur’an. Pencanangan tersebut disampaikan Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf dalam kegiatan Tarhib Ramadan yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta Selatan.
“Kita ingin memastikan bahwa kehadiran PKS di bulan Ramadan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah dan bencana ” kata Almuzzammil dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (15/2/2026).
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa rangkaian program Ramadan tahun ini disusun berdasarkan tiga pilar utama. Pilar pertama adalah penguatan ibadah, dengan mendorong peningkatan kualitas ibadah wajib dan sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Pilar kedua berfokus pada dakwah, baik melalui ceramah langsung, kegiatan syiar di masjid, maupun pemanfaatan platform digital. Sementara pilar ketiga menitikberatkan pada aksi sosial kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatra.
PKS mengangkat tema “Ramadan Bulan Kemanusiaan: Berbagi, Menguatkan, Memulihkan” sebagai payung besar seluruh kegiatan. Sebagai bagian dari implementasi tema tersebut, Almuzzammil dijadwalkan mengunjungi Aceh Tamiang pada 14–15 Februari 2026 untuk membuka rangkaian kegiatan Ramadan di daerah terdampak bencana.
Di lokasi tersebut akan digelar kegiatan Meugang bersama 500 warga terdampak. Tradisi khas Aceh ini berupa penyembelihan dan santap daging bersama menjelang Ramadan.
Selama bulan suci, PKS juga akan membuka dapur sahur dan buka puasa di Aceh Tamiang serta Tapanuli Tengah. Selain itu, kegiatan dakwah akan digelar di Masjid Seribu Pemuda bekerja sama dengan Garuda Keadilan. Sebanyak 1.447 paket baju baru juga akan dibagikan kepada anak-anak di Aceh dan Sumatra.
Program kemanusiaan tersebut tak hanya difokuskan di Sumatra, tetapi juga di berbagai daerah lain yang terdampak bencana melalui struktur DPW PKS.
Di bidang literasi Al-Qur’an, PKS akan menggelar Qur’an Fest atau Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) di tingkat DPD dan DPW, dengan puncak acara pada malam Nuzulul Quran. Program “Sehari Bersama Al-Qur’an” juga akan dilaksanakan serentak oleh kader di seluruh Indonesia.
Penguatan keluarga turut menjadi perhatian melalui “Gerakan I’tikaf Nasional Bersama Keluarga.” Selain itu, PKS menargetkan pembagian satu juta paket takjil melalui program Takjil On The Road serta membuka Posko Mudik Lebaran di jalur Jawa dan Sumatra.
“Target satu juta paket takjil dan pembukaan Posko Mudik Lebaran adalah bentuk pelayanan konkret PKS kepada masyarakat luas, agar Ramadan dan Idulfitri menjadi lebih hangat, aman, dan penuh keberkahan.” pungkasnya.[Mut]















